Pengertian, Jenis dan Contoh Tuas (PENGUNGKIT)

Tuas merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tuas memudahkan usaha dengan cara menggandakan gaaya kuasa dan mengubah arah gaya.  tetapi, tuas tidak bisa mengurangi besar usaha.Besar gaya yang dilipatgandakan oleh pengungkit dapat diketahui dengan menghitung keuntungan mekaniknya.Keuntungan mekanik merupakan perbandingan antara beban yang diangkat dengan gaya (kuasa) yang diberikan. Semakin besar beban yang diangkat oleh gaya, Semakin besar keuntungan mekanik pada tuas. cara lian untuk menghitung keuntungan mekanik yaitu dengan membagi panjang lengan kuasa dengan lengan beban Panjang lengan kuasa adalah jarak titik tumpu hingga titik bekerjanya gaya kuasa. Sementara itu, panjang lengan beban adalah jarak dari titik tumpu hingga titik bekerjanya gaya beban

Berdasarkan letak titik tumpu,titik beban dan titik kuasa, tuas terbagi menjadi tiga macam yaitu tuas jenis pertama,tuas jenis kedua, dan tuas jenis ketiga. Penjelasannya sebagai berikut

1).Tuas Jenis Pertama
             Tuas jenis pertama adalah tuas dengan titik tumpu terletak diantara titik beban dan titik               kuasa. Contoh penerapannya pada tang, gunting, catut , jungkat-jungkit dan neraca.

2).Tuas Jenis Kedua
             Tuas jenis kedua adalah tuas dengan titik beban terletak di antara titik tumpu dan kuasa.             Contoh penerapannya pada gerobak beroda satu, pemotong kertas dan pemotong pelat logam.

3).Tuas Jenis Ketiga
              Tuas jenis ketiga adalah tuas dengan titik kuasa terletak di antara titik tumpu dan beban.             Contoh penerapannya pada stapler,sekop dan pinset

Macam-Macam Tulang Berdasarkan Sifat Fisiknya


Berdasarkan sifat fisiknya, tulang dibagi menjadi dua, yaitu tulang rawan dan tulang keras

1) Tulang Rawan (Kartilago)
         Kartilago memiliki banyak serat berkolagen yang tertanam dalam matriks. Pembentuk tulang        rawan disebut kondroblas, yang akan  membentuk sel tulang rawan (kondrosit). Tulang rawan            dilindungi oleh selaput perikondrium. Tulang rawan terdapat pada ujung tulang pipa (cakra                  epifisis), daun tekubga, cuping hidung, serta ujung-ujung tulang yang membentuk sendi gerak.

2) Tulang Keras (Osteon)
         Penyusun tulang keras terdiri atas protein, kolagen, kalsium, dan fosfor. Adanya zat kapur              mengakibatkan tulang bersifat keras dan tidak mudah patah. Tulang keras dibungkus oleh selaput        periosteum. Tulang keras terbentuk dari osteoblas. Apabila tulang dipotong secara melintang dan        dilihat dengan mikroskop akan tampak gambaran suatu sistem yang disebut sistem Havers. Sistem      Havers adalah suatu kesatuan sel-sel tulang dan matriks tulang yang mengelilingi suatu pembuluh      darah dan sel saraf. sehingga membentuk suatu sistem. Dalam sistem ini terdapat lamela konsentris    atau lingkaran - lingkaran yang merupakan kesatuan pembuluh darah dan sel saraf. Selain itu,             dalam lamela konsentris terdapat rongga tempat sel tulang berada yang disebut lakuna. Antarlakuna   dihibungkan dengan saluran kecil berupa kanal yang disebut kanalikuli


klik disini

Macam macam otot berdasarkan cara kerjanya


Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi dua, yaitu otot sinergis dan otot antagonis.

1). Otot Sinergis
            Otot sinergis adalah otot-otot yang saling bekerja sama, artinya otot-otot tersebut berkontraksi     dan berelaksasi bersama-sama.Otot sinergis terdapat pada beberapa organ berikut
   
     A.Otot-otot antar tulang rusuk yang bekerja sama ketika menarik nafas.
     B.Otot-otot pronator yang mengakibatkan gerak pronasi (menelungkupkan telapak tangan),saat
        tulang pengumpil dan tulang hasta dalam keadaan sejajar
     C.Otot-otot supinator yang mengakibatkan gerak supinaasi (menelentangkan telapak tangan), saat
        tulang hasta dan tulang pengumpil dalam keadaan menyilang

2). Otot Antagonis
           Otot antagonis adalah dua otot yang bekerja berlawanan artinya, apabila otot yang satu    
 berkonstraksi, otot yang lain melakukan relaksasi. Otot antagonis terdapat pada otot bisep dan otot      trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung tendon (hubungan antara tulang dengan
 otot) dan terletak di lengan atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang mempunyai tiga ujung        tendon dan terletak di lengan atas bagian belakang. Otot bisep dan otot trisep dapat menimbulkan dua
 gerakan berikut.

     A.Gerak fleksi (mengangkat lengan bawah), terjadi karena otot bisep berkonstraksi, sedangkan otot    
        trisep berelaksasi.

     B.Gerak ekstensi (menurunkan lengan bawah), terjadi karena otot bisep berelaksasi, sedangkan      
        otot trisep berkonstraksi

Macam-Macam Tulang Berdasarkan Bentuknya

Berdesarkan bentuknya,tulang dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tulang pipa,tulang pipih,tulang pendek dan tulang tidak beraturan



1).Tulang Pipia
     Tulang pipa berbentuk tabung,berongga dan memanjang. Tulang pipa terdapat pada lengan atas,          tulang hasta, tulang pengumpil, tulang telapak tangan, tulang ruas jari tangan, tulang selangka,            tulang paha, tulang kering , tulang betis, tulang telapak kaki dan tulang ruas jari kaki.

                Tulang pipa terdiri atas tiga bagian yaitu epifisis,diafisis, dan cakra epifisis. Epifisis                  terdapat pada kedua ujung tulang.Epifisis tersusun dari tulang rawan.Diafisis terdapat pada bagian      tengah tulang yang memanjang dan memiliki rongga pada bagian dalamnya.Pada bagian dalam          diafisis terdapat sumsum merah dan sumsum kuning. Sumsum merah sebagai tempat                            pembentukan sel-sel darah dan sumsum kuning sebagai tempat pembentukan sel-sel lemak.

2).Tulang Pipih
     Tulang pipih berbentuk lempengan pipih dan lebar. Tulang pipih tersusun dari dua buah                      lempengan, yaitu lempengan tulang kompak dan lempengan tulang spons. Di antara kedua                  lempengan tersebut terdapat sumsum merah. Tulang pipih terdapat pada tulang-tulang penyusun          tengkorak dan wajah, tulang dada, tulang rusuk dan tulang belikat.

3)Tulang Pendek
    Tulang pendek berbentuk seperti kubus atau bulat. Tulang pendek berisi sumsum merah yang              berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih. Tulang pendek                  terdapat pada tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, tulang tempurung lutut dan            ruas-ruas tulang belakang

4).Tulang tidak beraturan
     Tulang tidak beraturan merupakan gabungan dari berbagai bentuk tulang.Tulang ini tersusun dari        tulang spons dan tulang kompak yang diselubungi periosteum .Periosteum tersebut berfungsi              untuk menyuplai tulang spons dan tulang kompak.Tulang tidak beraturan terdapaat pada tulang          rahang dan ruas-ruas tulang belakang.

Macam-Macam Sinarthrosis

Sinarthrosis adalah persendian yang tidak memungkinkan terjadinya gerakan atau memungkinkan terjadinya sedikit gerakan.


Sinarthrosis dibagi menjadi dua yaitu

A.Sinfibrosis (Sendi Mati)
    Sinfibrosis adalah sinarthrosis yang tulangnya dihubungkan oleh jaringan ikat serabut.Sinfibrosis       merupakan sendi yang tidak memungkinkan terjadinya gerakan.Sinfibrosis terdapat pada hubungan     antara tulang-tulang penyusun tengkorak. Daerah sambungan antara tulang-tulang tersebut                   dinamakan sutura.

B.Sinkondrosis (Sendi Kaku)
    Sinkondrosis adalah sinarthrosis yang tulangnya dihubungkan oleh tulang rawan hialin.                       Sinkondrosis merupakan sendi yang memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Sinkondrosis               terdapat pada ruas-ruas tulang belakang dan hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada.

Macam - Macam Diarthsosis





Diarthrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan yang lebih bebas.pada kedua ujung tulang yang saling berhubungan terbentuk ronga sendi yang berisa minyak sendi (cairan sinovial). Diarthrosis dibagi menjadi lima macan sendi yaitu

A.Sendi Peluru
    Sendi peluru adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah.Contohnya     pada hubungan antara gelang baha dengan tulang lengan atas dan hubungan antara gelang panggul     dengan tulang paha.

B.Sendi Engsel
    Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan terjadina gerakan ke satu arah.Contohnya           pada siku dan lutut

C.Sendi Pelana
    Sendi pelana adalah persendian yang memungkinkan gerakan dua arah. Contohnya terdapat pada       hubungan antara tulang ibu jari dengan tulang telapak tangan

D.Sendi Putar
    Sendi putar adalah persendian yang memungkinkan gerakan berputar atau rotasi. Contohnya               terdapat pada hubungan antara tulang tengorak dengan tuang atlas dan hubungan antara tulang             pengumpil dan tulang hasta

E.Sendi geser
    Sendi geser adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan bergeser.Persendian ini           terdapat pada ruas-ruas  tulang belakang

Gerak Tropisme pada tumbuhan




Tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Gerak tropisme dibedakan menjadi dua , yaitu gerak tropisme positif dan tropisme negatif. Tropisme positif adalah gerak tumbuhan mendekati sumber rangsang, Sedangkan tropisme negatif adalah gerak tumbuhan menjauhi rangsang. Berdasarkan rangsang yang memengaruhinya gerak tropisme dibedakan menjadi lima macan yaitu :

a.Fototropisme
 Fototropisme adalah gerak tumbuhan ke arah cahaya, contohnya yaitu gerak bunga matahari                menuju arah datangnya cahaya matahari.

b.Tigmotropisme
Tigmotropisme adalah gerak membelitnya ujung batang tumbuhan akibat bersentuhan dengan ajir atau batang tumbuhan lain.Tigmotropisme disebut juga haptotropisme, contohnya yaitu membelitnya tamnaman kacang panjang pada tumbuhan inang.

c.Geotropisme
Geotropisme adalah gerak tumbuhan menuju arah gravitasi bumi (geotropisme positif) atau menjauhi arah gravitasi bumi (geotropisme negatif), contohnya yaitu gerak ujung akar ke pusat bumi (positif) dan gerak batang menjauhi pusat bumi (negatif).

d.Hidrotropisme
Hidrotropisme adalah gerak tumbuhan menuju air, contohnya yaitu gerak ujung akar menuju tempat berair

e.Kemotropisme adalah gerak tumbuhan ke arah langsung berupa zat kimia. Contoh kemotropisme        yaitu gerak ujung akar menuju tempat yang mengandung banyak mineral.

Perbedaan antara otot polos, otos jantung, dan otot lurik/otot serat lintang / otot rangka

Otot polos
- Berbentuk gelendong memanjang dan runcing
- Memiliki 1 inti sel dan berada di tengah sel
- Tidak mempunyai garis melintang
- Bekerja di luar kehendak
- Kecepatan konstraksi lambat
- Mampu berkonstraksi lama dan tidak cepat lelah
- Terdapat pada sistem pencernaan


Otos Jantung
- Berbentuk memanjang,silindris,serabut sel bercabang dan menyatu
- Memiliki banyak inti sel dan terletak di tengah sel
- Terdapat garis melintang
- Memiliki diskus interkalaris yaitu pertemuan dua
   sel yang tampak gelap jika dilihat dengan                  mikroskop
- Bekerja di luar kehendak
- Konstraksi bersifat kuat dan berirama
- Mampu berkonstraksi lama dan tidak cepat lelah
- Antara serabut otot jantung terdapat cabang yang
   disebut sinsitium
- Terdapat pada dinding organ jantung                          


Otot lurik / otot serat lintang / otot rangka
-Berbentuk memanjang,silindris, dan unung tumpul (serabut)
-Memiliki banyak inti sel dan terletak di tepi sel
-Bekerja sesuai kehendak
-Konstraksi cepat, tetapi mudah lelah
-Menempel pada rangka atau tulang


Gambar daei : http://nurprasetiyo.blogspot.co.id/2014/08/sistem-gerak-pada-manusia.html

Artikel Lainnya

Artikel Lainnya